UMKM Jombang Mulai Bangkit dari Keterpurukan Akibat Pandemi Covid 19

oleh

Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jombang mulai bangkit usai terpuruk akibat pandemi. Salah satunya produsen roti bolu plemben yang ada di Jombang, pelaku usaha ini bangkit dan kembali mempekerjakan karyawannya setelah tiga bulan berhenti memproduksi.

Seperti aktifitas produsen roti bolu plemben yang ada di Desa Bareng Kecamatan Bareng Jombang. Pemilik usaha ini mulai kembali mempekerjakan karyawannya setelah sempat terhenti sejak covid 19 melanda negeri ini di bulan Maret 2020.

<!–nextpage–>
Separo karyawan dipekerjakan, mulai dari mengadon bahan roti,menyetak hingga mengoven di kerjakan separo karyawan. Jika sebelum pandemi ada 21 karyawan sekarang hanya separo dipekerjakan.

 

Kondisi ini mulai dilakukan setelah musim pengantin kembali diperbolehkan, apalagi roti yang diproduksi ini banyak digunakan untuk kebutuhan hajatan. Seluruh karyawannya diwajibkan memakai masker sebagai ketentuan protokol kesehatan.  

 

Anik Setiyowati, pemilik usaha roti bolu plemben ini mengakui pandemi ini membuat usahanya terhenti. Saat ini dirinya mulai bangkit setelah sejumlah hajatan mulai diperbolehkan, sebelum pandemi roti produksinya laku ke sejumlah wilayah di Jawa Timur.

<!–nextpage–>

Roti produksi asli Jombang ini biasa dijual dengan harga 3500 untuk isi 10. Sebelum pandemi dirinya bisa memproduksi 100 kg bahan roti sekarang setelah sempat tutup kini sudah mulai bangkit sehari  bisa memproduksi 50 kg bahan bolu.

 

Perempuan ini berharap pandemi ini bisa segera hilang sehingga perekonomian bisa kembali normal. (ed)